ORYZA NIVARA-TEA: PEMANFAATAN BERAS MERAH SEBAGAI TEH ORGINIK BERNUTRISI TINGGI SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SEHAT MASYARAKAT oleh NI KADEK INTAN MILINIA PURWANI

 




KARYA ILMIAH YANG DIAJUKAN UNTUK MENGIKUTI 
PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI TAHUN 2020
TINGKAT POLITEKNIK NEGERI BALI


OLEH
NI KADEK INTAN MILINIA PURWANI
1815713044
D3 ADMINISTRASI BISNIS
ADMINISTRASI NIAGA

 

 

 

ADMINSTRASI NIAGA

POLITEKNIK NEGERI BALI

BADUNG, 2020

LEMBAR PENGESAHAN

 

Judul Karya Tulis     : Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah Sebagai Teh Organik Bernutrisi Tinggi Sebagai Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

Bidang Karya Tulis  : Ekonomi Produktif

Nama                        : Ni Kadek Intan Milinia Purwani

NIM                         : 1815713044

Program Studi          : D3 Administrasi Bisnis

Jurusan                     : Administrasi Niaga

Perguruan Tinggi     : Politeknik Negeri Bali

Dosen Pembimbing  : Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc.

NIP                          : 198506212015042002

 

                                                                       

                                                                        Badung, 9 Januari 2020

Dosen Pembimbing.                                        Mahasiswa

 

 

 

Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc.                Ni Kadek Intan Milinia Purwani

NIP. 198506212015042002                            NIM. 1815713044

 

                                   

                                                Ketua Jurusan

 

 

 

                                    Drs. I Ketut Santra, M. Si.

                                    NIP. 196710211992031002


SURAT PERNYATAAN

 

Saya bertanda tangan di bawah ini:

       Nama                               : Ni Kadek Intan Milinia Purwani

       Tempat/Tanggal Lahir    : Tejabukit/ 31 Januari 2000

       Program Studi                 : D3 Administrasi Bisnis

       Jurusan                            : Administrasi Niaga

       Perguruan Tinggi             : Politeknik Negeri Bali

       Judul Karya Tulis            : Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah

Sebagai Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

 

Dengan ini menyatakan bahwa karya tulis yang saya sampaikan pada kegiatan Pilmapres 2020 ini adalah benar karya saya sendiri tanpa tindakan plagiarisme dan belum pernah diikuterstakan dalam lomba karya tulis.

Apabila dikemudian hari ternyata pernyataan saya tersebut tidak benar, saya bersedia menerima sanksi dalam bentuk pembantalan predikat Mahasiswa Berprestasi.

 

                                                                        Badung, 26 Januari 2020

Mengetahui,

Dosen Pembimbing                                         Yang  menyatakan

 

 

 

Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc.                Ni Kadek Intan Milinia Purwani

NIP. 198506212015042002                            NIM. 1815713044


PRAKARTA

 

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya serta dengan kerja keras penulis, akhirnya penulis dapat  menyelesaikan  karya  tulis  ilmiah  ini  yang  berjudul “Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah Sebagai Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat” tepat pada waktunya.

Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini, penulis banyak mendapat bantuan, bimbingan, serta motivasi dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada:

1.    Bapak I Nyoman Absi, SE, M.eCom selaku Direktur Politeknik Negeri Bali

2.    Bapak Dr. Drs. I Ketut Santra, M.Si selaku Ketua Jurusan Administrasi Niaga

3.    Ibu Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc selaku dosen pembimbing

4.    Orang tua dan teman-teman serta seluruh pihak yang terkait dalam penulisan karya tulis ini

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kekeliruan di dalam penulisan karya tulis ini baik dari segi tanda baca, tata bahasa, maupun isinya. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka dalam menerima segala kritik dan saran dari  pembaca.  Akhir  kata  semoga  karya  tulis  ilmiah  ini  dapat  bermanfaat bagi kita semua.

 

                                                                                    Badung, 10 Januari 2020

 

                                                                                    Penulis



BAB I

PENDAHULUAN

1. 1  Latar Belakang

Beras Merah (Oryza nivara) adalah jenis beras yang dihasilkan dari padi dipanen dan kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kadar airnya sampai mencapai minimal 14 % dan diproses pecah kulit saja atau masih tersisa kulit arinya. Beras merah memiliki rasa yang unik dan bergizi tinggi. Beras merah di lapangan kadang diartikan seperti gulma karena tumbuh berbeda  diantara  di pertanaman padi biasa pada umumnya.

Beras merah mempunyai harga yang lebih tinggi di pasaran dikarenakan kualitas kandungan nutrisi dan pengolahan pasca panennya yang lebih berat dari proses menghasilkan beras putih. Di berbagai toko modern, beras merah banyak dikemas secara eksklusif untuk konsumennya. Dengan semakin banyakya masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan, penjualan beras merah diperkirakan akan terus meningkat sepanjang waktu..

Daerah pemasok beras merah terbanyak di Provinsi Bali terdapat di Kabupaten Tabanan tepatnya di Desa Senganan Kecamatan Penebel sekaligus menjadi lumbung padinya Provinsi Bali. Para petani di daerah Tabanan biasanya menjual hasil panen beras merah kepada para distributor maupun toko-toko besar dengan harga Rp.30.000,00. Padahal, dengan beras merah menjadi produk olahan minuman modern akan dapat mendorong kemandirian ekonomi bagi petani disana. Bukan hanya itu, dengan adanya produk baru yang diciptakan maka produk ini akan memberikan nilai tambah pada hasil panen beras merah tadi. Salah satu contoh produk olahan makanan modern yang dapat diciptakandari beras merah yaitu teh organik.

Di era sekarang ini masyarakat kita lebih memilih hal-hal yang praktis dan efisien seperti membeli makanan instan, minuman siap saji. Akan tetapi kita terkadang mengesampingkan kandungan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Melihat gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin tertarik terhadap minuman yang cepat saji dari tahun ke tahun, maka pemanfaatan bahan beras merah sangat perlu dilakukan.


Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan cara menciptakan teh berbahan dasar beras yang jarang digunakan sebagai bahan baku pembuatan teh , yaitu beras merah. Oryza Nivara-Tea merupakan salah satu bentuk inovasi produk teh yang dapat digunakan untuk meningkatkan nilai jual beras merah serta dapat mendorong kemandirian ekonomi petani beras merah.

1. 2  Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

             1.2.1     Bagaimana mengolah beras merah menjadi teh organik agar menjadi minuman sehat di masa depan sesuai dengan Sustainable  Development Goals?

             1.2.2     Bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat akan minuman yang sehat di masa depan demi keberlangsungan hidup?

1. 3  Gagasan Kreatif yang Ingin Disampaikan

1.3.1  Pemanfaatan Beras Merah

                 Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan sebelumnya, maka timbul ide dan keinginan penulis dalam mewujudkan pemanfaatan beras merah melalui Balai Industri Kreatif, hal ini dipertimbangan karena beras merah memiliki nilai jual yang tinggi maka akan lebih tinggi lagi nilai jualnya, selain itu beras merah  memiliki banyak kandungan yang baik bagi tubuh, diantaranya:

1.    Beras merah mempunyai serat yang cukup tinggi untuk menjaga kesehatan usus, menurunkan kolestrol, mengontrol kadar gula dalam darah dan juga nasi merah berguna untuk diet.

2.  Mineral besi yang terkandung dalam beras merah sebesar 11% yang membantu mengembangkan sel darah merah, karena zat besi mengalirkan oksigen ke sel-sel darah manusia

3.  Antisidan yang ada dalan beras merah berfungsi untuk mencegah stress oksidatif dan penyakit kronis lainnya.

4.  Beras merah merangsang efek histamine yang mampu mencegah alergi dan asma.

Tabel 1.3 Kandungan Gizi pada Beras Merah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Beras Merah yang Banyak Manfaat[internet]. Sahabat Informasi. rahadiona.blogspot.com. 29 April 2018. 29 Januari 2020.

1.3.2  Mewujudkan serta Meningkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

          Dalam usaha mewujudkan masyarakat hidup Pemerintah berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sehingga tercipta masyarakat yang produktif yang dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional. Melihat keadaan masyarakat seperti itu maka pemanfaatan beras merah sebagai bahan baku  yang memiliki nutrisi tinggi serta mengikuti keinginan masyarakat yang serba praktis dalam mengonsumsi minuman tetapi tanpa mengenyampingkan kesehatan tubuh melalui produk Oryza Nivara-Tea. Maka dalam hal ini Balai Industri Kreatif  memiliki peran penting serta dapat melihat dengan tepat peluang yang ada.

 

1.3.3  Marketing Mix

Setelah melakukan pemanfaaatan beras merah menjadi teh organik, maka langkah selanjutnya akan dilaksanakan tahap marketing mix. Pada tahap marketing mix ini penulis menggunakan istilah 7P, yakni product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence.

a.      Product

Mengelola unsur produk untuk dipasarkan dengan mengubah produk atau jasa yang ada dengan menambah dan mengambil tindakan lain yang memengaruhi bermacam-macam produk atau jasa.

b.      Price

Suatu sistem manajemen perusahaan yang akan menentukan harga dasar yang  tepat  bagi  produk  atau  jasa  dan  harus  menentukan strategi  yang menyangkut potongan harga, pembayaran ongkos, dll

c.       Place

Memilih dan mengelola saluran perdagangan yang dipakai untuk menyalurkan produk atau jasa dan juga untuk melayani pasar sasaran, serta mengembangkan sistem distribusi untuk pengiriman dan perniagaan secara fisik

d.      Promotion

Merupakan unsur yang digunakan untuk memberitahukan dan membujuk pasar  tentang  produk  atau  jasa  yang  baru  melalui  iklan,  publikasi, penjualan pribadi, promosi penjualan, dll

e.       People

People merupakan aset utama dalam industri jasa, terlebih lagi bisnis yang membutuhkan sumber daya dengan performance tinggi. Kebutuhan konsumen terhadap karyawan berkinerja tinggi akan menyebabkan konsumen puas dan loyal. Kemampuan knowledge (pengetahuan) yang baik, akan menjadi kompetensi dasar dalam internal perusahaan dan pencitraan yang baik di luar.

 

 

f.        Procces

Layanan jasa ataupun kualitas produk sangat bergantung pada proses penyampaian jasa kepada konsumen. Mengingat bahwa penggerak perusahaan jasa adalah karyawan itu sendiri, maka untuk menjamin mutu layanan (quality assurance), seluruh operasional perusahaan harus dijalankan sesuai dengan sistem dan prosedur yang terstandarisasi oleh karyawan yang berkompetensi, berkomitmen, dan loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja

g.      Physical Evidence

Building merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan yang bernilai tambah bagi konsumen dalai perusahaan jasa yang memiliki karakter. Perhatian terhadap interior, perlengkapan bangunan, termasuk lightning system, dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat mempengaruhi mood pengunjung.

1. 4  Tujuan

Adapun tujuan dari pembuatan produk ini yaitu:

1.4.1   Mendeskripsikan pengolahan beras merah menjadi teh organik dengan nutrisi tinggi

1.4.2   Mewujudkan serta Meningkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1. 5  Manfaat

Beberapa manfaat yang dapat diambil penyusunan karya tulis, antara lain:

                 1.5.1     Bagi para pemuda, dengan adanya penulisan ini dapat ditemukannya produk-produk inovasi baru. Sehingga para pemuda dapat terinpirasi atas penulisan karya ilmiah ini. Dan akhirnya para pemuda terdorong untuk dapat menciptakan suatu inovasi baru yang bermutu dan berkualitas.

                 1.5.2     Bagi masyarakat, dapat dijadikan alternatif pilihan minuman sehat yang mudah diperoleh sekaligus murah dan terjangkau bagi semua kalangan konsumen


                 1.5.3     Bagi  produsen beras merah, menambah pendapatan dengan mengolah beras merah hasil panenya.

 

BAB II

TELAAH PUSTAKA

2.1     Beras Merah

Padi beras merah (oryza sativa.l.) merupakan salah satu jenis padi di

Indonesia yang mengandung gizi yang tinggi. Penelitian di Cina menunjukkan

bahwa ekstrak larutan beras merah mengandung protein, asam lemak tidak jenuh, beta-sterol, camsterol, stigmasterol, isoflavones, saponin, Zn dan Se, lovastrin, dan mevinolin-HMG-CoA. Unsur terakhir adalah reduktase inhibitor yang dapat mengurangi sintesis kolesterol di hati (Anonim, 2005). Beras merah tumbuk mengandung protein 7,3%, besi 4,2%, dan vitamin B1 0,34% (Anonim, 1995). Bubur beras merah dicampur susu merupakan resep makanan bayi berumur 4 bulan sampai 1 tahun (Suardi, D., 2004). Beberapa zat gizi umumnya ditemukan di beras merah termasuk vitamin E, thiamin, magnesium, vitamin B6, dan serat. Selain itu, ada sekitar selusin lebih banyak vitamin dan mineral yang ditemukan dalam beras merah. Selain itu, beras merah mengandung sekitar empat kali jumlah serat makanan daripada beras putih.. Beras merah ditunjukan pada Gambar 2.1

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.1 Biji Beras Merah

Sumber: http://www.jendela-alam.com/images/stories/food/beras-merah-1-web.jpg


Sistem Klafisikasi Padi Beras Merah

Tanaman Padi adalah termasuk jenis tanaman rumput-rumputan. Menurut Purwono dan Purnamawati (2007), klasifikasi tanaman padi adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae

Divisi       : Spermatophyta

Subdivisi  : Angiospermae 6

 Class       : Monocotyledoneae

Ordo         : Graminales

Famili       : Graminaceae Genus Oryza

Spesies     : Oryza sativa L.

2.2     Kandungan dan Manfaat Beras Merah

Setiap 1,5 cangkir /porsi beras merah dimasak memiliki, kurang dari 110 kalori. Presentasi kandungan beras merah sebagai berikut:

Karbohidrat -- 85 % (  8% berasal dari protein dan 7% lemak )

Serat -- 7% ( dari serat dibutuhkan untuk diet 2.000 kalori)

Vitamin B -- ( Sejumlah kecil thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat, dan niacin), Magnesium, fosfor dan kalsium -- untuk menjaga kesehatan tulang yang kuat, Kalium -- untuk keseimbangan cairan dan fungsi jantung.

2.3     Marketing Mix

Menurut Kotler dan Amstrong, Marketing Mix adalah sekumpulan variabel – variabel marketing, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar target penjualan yang diinginkan.

Jadi, dari pendapat Kotler dan Amstrong dapat kita simpulkan bahwa marketing mix merupakan strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan. Strategi tersebut digunakan dengan menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing mix itu sendiri.

Dalam  bauran  pemasaran  terdapat  seperangkat  alat  pemasaran  yang dikenal dengan istilah 4P, yaitu product (produk), price (harga), place (tempat atau saluran distribusi), dan promotion (promosi). Sedangkan dalam pemasaran jasa memiliki beberapa alat pemasaran tambahan seperti people (orang), physical evidence (fasilitas fisik), dan process (proses), sehingga dikenal dengan istilah 7P. Maka dapat disimpulkan bauran pemasaran jasa yaitu product, price, place, promotion, people, physical evidence, and process (Kotler dan Amstrong, 2012:62)

BAB III

DESKRIPSI PRODUK

3.1    Spesifikasi dan Implementasi Produk

 

 

 

 

 

                                              

 

 

Gambar 3.1 Desain Logo Kemasan Oryza Nivara-Tea

Sumber: Intan Milinia Purwani 2019 (Dokumentasi Pribadi)

 

Produk Oryza Nivara-Tea merupakan produk yang belum pernah ada, produk ini terbuat dari beras merah dengan mengangkat kearifan lokal bertema peningkatan kualitas pola hidup sehat yang pemasarannya diaplikasikan pada teknologi modern yaitu melalui smartphone dan media informasi lainnya. Dengan rasa teh yang khas menjadikan teh ini bernilai jual tinggi. Apalagi dengan melihat tingkat konsumsi teh di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun dalam hidangan rapat, acara keluarga maupun acara-acara lainnya tentunya tidak terlepas dari teh, hal tersebut membuat produk olahan ini memiliki peluang yang besar untuk masuk dan bersaing di pangsa pasar Indonesia.

Implementasi  pengolahan  produk  teh organik ini  selain  melibatkan kelompok petani di Desa Senganan serta  masyarakat di desa tersebut.


Kelompok tani dan masyarakat akan dibekali pengetahuan dan keterampilan mengolah beras merah menjadi Oryza Nivara-Tea.

Pembuatan Oryza Nivara-Tea:

Adapun alat dan bahan, serta cara kerja pembuatan Oryza Nivara-Tea sebagai berikut:

a.  Alat     : Mesin sangrai, nampan, kain lap, sutil, ember, timbangan

b.  Bahan  : Beras merah yang terdapat kulit arinya.

c.  Cara kerja:

Tahap Pengolahan

Tahap pengolahan beras merah menjadi teh antara lain sebagai berikut:

1.  Mencuci beras merah yang telah disiapkan

2.  Menimbang berat beras merah yang akan disangrai

3.  Memasukkan beras merah yang telah ditimbang sesuai kapasitas mesin sangrai ke dalam mesin sangrai

4.  Mendinginkan beras merah yang telah disangrai

Tahap Pengemasan

Pada tahapan ini sangatlah mempengaruhi hasil produk yang dihasilkan dari segi penampilan pada suatu produk itu. Adapun prosesnya adalah sebagai berikut:

1.  Siapkan kemasan berupa standing pouch kraft aluminium foil window Desain kemasan produk dapat dilihat pada lampiran. (Lampiran 1)

2.  Menakar berat beras merah yang telah disangrai dengan timbangan seberat 100 gram

3.  Memasukkan beras merah yang telah disangrai sekaligus sudah ditakar sebelumnya

4.  Pemberian label pada kemasan

5.  Melakukan pengsegelan pada kemasan

Tahap Pemasaran dan Penjualan

Dalam tahap memasarkan produk Oryza Nivara-Tea yang penulis jual berupa beras merah yang telah diolah dan siap diseduh serta dihidangkan berupa teh. Promosi pemasaran penulis lakukan secara online maupun offline. Tahap


penjualan ini merupakan kegiatan ekonomi yang paling besar pegaruhnya terhadap kelangsungan kegiatan usaha. Karena melalui kegiatan pemasaran didapatlah pendapatan dan laba untuk terus  menjalankan kegiatan usaha. Kegiatan ini mencakup proses perhitungan menurut kajian ekonomi terhadap proses pembuatan produk dan kekuatan pasar yang ada pada saat ini. Sehingga dapat dihitung perkiraan keuntungan yang akan didapatkan.

Media promosi produk ini dapat dilihat pada lampiran. (Lampiran 2)

3.2    Rencana Waktu Pelaksanaan Kegiatan

No

Jenis Kegiatan

Bulan ke

Tempat

Penanggung Jawab

1

2

3

Pekan

Pekan

Pekan

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

Persiapan poroduk :

-Persiapan program

-Persiapan alat dan bahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa Senganan

Tim Produksi

2

Produksi dan Pengemasan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa Senganan

Tim Produksi dan Packaging

3

Pemasaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabanan, Denpasar

Tim Pemasaran

4

Evaluasi dan Perbaikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa Senganan

Tim Pelaporan

5

Penyusunan Laporan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Desa Senganan

Tim Pelaporan

Tabel 3.2 Rencana Waktu Pelaksanaan Kegiatan


3.3    Rancangan Biaya Produksi

Rancangan biaya produksi dapat dilihat pada Tabel 3.3

Uraian

Volume

Harga Satuan (Rp)

Jumlah
(Rp)

Mesin sangrai (bekas pakai)

1

5.000.000

3.900.000

Nampan

2

15.000

30.000

Kain Lap

3

5.000

15.000

Sutil

 2

10.000

20.000

Ember

2

20.000

40.000

Timbangan

2

150.000

300.000

Beras Merah

50 kg

27.000

1.350.000

Standing Puch Kraft Aluminium Foil Window

500

2.000

1.000.000

Transportasi survei pasar

 

400.000

400.000

Brosur

50

1.500

75.000

Stiker Kemasan

500

300

150.000

Spanduk

2

100.000

200.000

Kuota Internet

20 Gb

10.000

200.000

X-Banner

2

80.000

160.000

Stampel

1

50.000

50.000

Kartu Nama Produk

100

1.300

130.000

Publikasi Artikel

2

100.000

200.000

Endorse

1

190.000

190.000

Kartu Nama

65

1.000

65.000

Buku Nota

2

5.000

10.000

Buku Keuangan

1

15.000

15.000

Situs Website

1

 

3.500.000

SUB TOTAL (Rp)

4.945.000

SUB TOTAL (KESELURUHAN) (Rp)

12.000.000

Terbilang: Dua Belas Juta Rupiah

Tabel 3.3 Rancangan Biaya Produksi

                                                             


BAB IV

PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN

4.1    Pemanfaatan Beras Merah (Oryza Nivara)

Menurut Indriyani (2013), pada 100 gram beras merah terdapat 7.5 gr protein, 0.9 gr lemak, 77.6 gr karbohidrat, 0.3 gr zat besi, dan 0.00021 gr vit B1. Selain itu, manfaat lain yang dapat dirasakan adalah:

1. Mengontrol diabetes

Manfaat beras merah bagi kesehatan yang pertama adalah untuk mengontrol penyakit diabetes pada penderita diabetes dan individu hiperglikemik. Beras merah memiliki indeks glikemik rendah yang membantu dalam mengurangi lonjakan insulin dan membantu dalam stabilisasi kadar gula darah dalam tubuh.

2. Mencegah obesitas

Beras merah berperan dalam mengontrol berat badan bagi orang yang memerangi obesitas. Ini mengandung mangan yang membantu mensintesis lemak tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan dalam hal ini mengungkapkan bahwa konsumsi biji-bijian utuh seperti beras merah memiliki efek positif pada tubuh sehubungan dengan pengurangan indeks massa tubuh (IMT) dan lemak.

3. Mencegah Alzheimer

Beras merah yang bertunas mengandung komponen bermanfaat yang membantu dalam penghambatan enzim berbahaya yang disebut endopeptidase prolyl, yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer. Hal ini juga bermanfaat untuk gangguan otak lainnya seperti demensia dan amnesia. Ambil manfaat beras merah bagi kesehatan yang ini untuk mencegah Alzheimer yang tidak diinginkan.

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Manfaat beras merah bagi kesehatan yang keempat adalah untuk meningkatkan kesehatan jantung. Beras merah kaya akan selenium yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Konsumsi biji-bijian seperti beras


merah membantu mengurangi penyumbatan arteri karena penumpukan plak.

5. Mengontrol kadar kolesterol

Ini manfaat beras merah bagi kesehatan yang kelima. Beras merah adalah pilihan yang bagus untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat karena mengandung minyak alami. Sebuah penelitian investigatif mengungkapkan bahwa beras merah memiliki kualitas hipokolesterolemia, sehingga mengatur katabolisme kolesterol. Berisi nutrisi bermanfaat yang membantu metabolisme lipid dan glukosa.

6. Meningkatkan kekebalan

Beras merah mengandung banyak sekali vitamin, mineral, dan komponen fenolik esensial yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat beras merah bagi kesehatan poin 6 ini di antaranya adalah untuk memelihara tubuh, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan kemampuannya untuk melawan infeksi.

7. Meningkatkan kesehatan tulang

Manfaat beras merah bagi kesehatan yang ketujuh adalah meningkatkan kesehatan tulang. Memang benar, beras merah sangat membantu untuk pemeliharaan tulang yang sehat. Kaya akan magnesium dan kalsium, yang dapat menyediakan struktur fisik tulang. Kandungan beras merah yang kaya magnesium mencegah demineralisasi tulang dan bermanfaat untuk kondisi medis seperti arthritis dan osteoporosis.

8. Menurunkan stres pada ibu menyusui

Manfaat beras merah untuk kesehatan mental ibu menyusui. Sebuah penelitian investigatif telah menunjukkan hasil positif pada wanita menyusui sehubungan dengan pengurangan gangguan suasana hati, tahap depresi dan kelelahan. Hal ini juga menunjukkan bahwa konsumsi beras merah selama menyusui meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan stres dan meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh secara keseluruhan.


9. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Beras merah adalah makanan pokok yang bermanfaat menjaga sistem pencernaan yang sehat. Serat yang ada di dalamnya membantu mengatur fungsi usus dan membuat Anda merasa kenyang. Sebuah studi komparatif yang meneliti efek dari nasi putih dan beras merah selama pencernaan lambung membuatnya secara kualitatif terbukti bahwa lapisan bekatul pada beras merah mencegah penyerapan asam dan kelembapan, menghasilkan retensi tekstur yang lebih baik. Kandungan serat juga membawa bantuan dari kondisi lain seperti sembelit dan kolitis.

10. Mencegah kanker

Beras merah sangat membantu dalam pencegahan kanker usus besar, kanker payudara, dan leukemia. Efek menguntungkan ini dapat dikaitkan dengan keberadaan antioksidan kuat dan kandungan serat yang tinggi di dalamnya. Kandungan serat yang ada dalam beras merah memiliki kemampuan untuk mengikat dirinya sendiri dengan racun-racun berbahaya yang menyebabkan kanker di dalam tubuh.

4.2  Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Kualitas Hidup Sehat

Sesuai  dengan  konsep  Sustainable  Development  Goals  strategi  yang penulis gunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kualitas hidup sehat yakni melalui 2 cara, yaitu melalui Balai Industri Kreatif dan Marketing Mix. Penulis sangat yakin, melalui Balai Industri Kreatif  masyarakat akan dapat memberikan kesadaran pada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi minuman sehat dimasa sekarang, selain itu para petani beras merah di Desa Senganan dapat menambah penghasilan serta keterampilan mereka melalui proses pengolahan beras merah menjadi Oryza Nivara-Tea yang sebelumnya mereka hanya memanen langsung padi beras merah dan menjualnya ke pengepul dengan harga yang relatif murah yakni Rp30,000,00 untuk 1 kilogram maka dengan adanya Balai Industri Kreatif akan dapat mendorong perekonomian Desa Senganan dan meningkatkan kesejahteraan mereka melalui tahap pengolahan sampai pada tahap pemasaran.  Kegiatan  di  Balai Industri Kreatif ini  tidak  hanya  berfokus  pada  masyarakat yang tergabung disana 


melainkan  juga  melibatkan dinas kesehatan ataupun lainnya yangberhubungan dengan kesehatan yang akan membagi ilmu serta pengalaman dengan masyarakat yang tergabung dalam Balai Industri Kreatif, dengan itu masyarakat yang tergabung dalam Balai Industri Kreatif dapat menyadarkan masyarakat lainnya akan pentingnya hidup sehat dimasa sekarang.

Dalam proses pengolahan produk ini ada beberapa bauran pemasaran, diantaranya:

1.    Produk (Product): Teh Oryza Nivara Menjadi Teh Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Di Era Revolusi Industri 4.0.

2.    Harga Jual (Price): Harga jual disesuaikan dengan peerhitungan analisa ekonomi Rp. 40.000/kemasan dengan berat 100 gram/kemasan  

3.    Tempat (Place): swalayan-swalayan skala kecil maupun besar, standstand promosi, toko-toko, dan kantin-kantin disekitar lingkungan Politeknik Negeri Bali serta masyarakat Kota Denpasar.

4.    Promosi (Promotions): Promosi dapat kita tampilkan lewat media elektronik seperti jejaring sosial, internet, atau pun media cetak seperti pamflaet, leafleat, ataupun brosur.

Namun kelayakan dalam suatua usaha, tidak terlepas dari berbagai faktor ketersediaan bahan baku, target konsumen, tingkat persaingan produk sejenis, dll. Berikut adalah beberapa pertimbangan faktor SWOT yang bisa ditemukan dalam menganalisis keberlangsungan usaha teh beras merah.  Tabel SWOT dapat dilihat pada lampiran. (Lampiran 4)


BAB V

PENUTUP

Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan:

1.    Strategi  yang  tepat  dalam pemanfaatan beras merah adalah menginovasi beras merah menjadi Oryza Nivara-Tea

2.    Usaha meningkatkan  kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat  sesuai   dengan   Sustainable  Development Goals yaitu dengan Mensosialisasi olahan beras merah melalui Balai Kreatif Industri, memasarkan produk secara global untuk meningkatkan pendapatan, melibatkan peran serta komponen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan produksi olahan hasil tanam beras merah dan program ini.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Dalimunthe,H.H. 2010. Uji Daya Hasil dan Mutu 5 Kultivar Padi Beras Merah Lokal (Oryza sativa. L) di Dataran Rendah. Skripsi. Universitas Andalas. Padang. 61 hal.

 

Hermawan Kartajaya dan Philip Kotler, 2002, Rethinking Marketing; Sustainable Marketing Enterprise in Asia. Jakarta: Prenhallindo.

 

Kotler, P. 1995. Manajemen Pemasaran; Analisa, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jilid I, edisi kedelapan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

 

Afriastini, J. J. 1990. Daftar Nama Tanaman Seri Pertanian XXVIII/207/85.

Jakarta : Penebar Swadaya


LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Desain Kemasan Produk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lampiran 2. Media Promosi Produk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Lampiran 3. Bagan Proses Prosuksi Oryza Nivara-Tea

 


Lampiran 4. Tabel Analisis SWOT usaha Oryza Nivara-Tea

Analisis SWOT

Usaha Teh Olahan Oryza Nivara Menjadi Teh Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Di Era Revolusi Industri 4.0.

Kekuatan (Strength)

-Memiliki manfaat yang banyak bagi tubuh

-Memperkenalkan kekayaaan Indonesia

-Bahan baku yang melimpah

-Belum banyak ada di berbagai daerah di Indonesia

Kelemahan (Weakness)

Kemungkinan konsumen takut untuk mencoba pertama kalinya karena tidak pernah mengonsumsi sebelumnya

Peluang (Opportunity)

Tingkat persaingan yang rendah membuat usaha ini punya prospek yang cerah dimasa yang akan datang

Ancaman (Threath)

-Menurunnya tingkat pemasaran karena harga dan kualitas yang tinggi

-Selera konsumen yang selalu berubah-ubah mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembelian produk

-Munculnya pesaing baru, untuk dapat mengatasi ancaman ini, maka akan dilakukan pembangunan brand image secara ekspansif sehingga dapat mempertahankan peta pemasaran dan menjadi market leader di segmen pasar.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini