ORYZA NIVARA-TEA: PEMANFAATAN BERAS MERAH SEBAGAI TEH ORGINIK BERNUTRISI TINGGI SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SEHAT MASYARAKAT oleh NI KADEK INTAN MILINIA PURWANI
ADMINSTRASI
NIAGA
POLITEKNIK
NEGERI BALI
BADUNG,
2020
LEMBAR PENGESAHAN
Judul Karya Tulis :
Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah Sebagai Teh Organik Bernutrisi
Tinggi Sebagai Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat
Bidang Karya Tulis :
Ekonomi Produktif
Nama :
Ni Kadek Intan Milinia Purwani
NIM :
1815713044
Program Studi :
D3 Administrasi Bisnis
Jurusan :
Administrasi Niaga
Perguruan Tinggi :
Politeknik Negeri Bali
Dosen Pembimbing :
Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc.
NIP :
198506212015042002
Badung,
9 Januari 2020
Dosen Pembimbing. Mahasiswa
Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc. Ni Kadek Intan Milinia Purwani
NIP. 198506212015042002 NIM.
1815713044
Ketua
Jurusan
Drs.
I Ketut Santra, M. Si.
NIP.
196710211992031002
SURAT PERNYATAAN
Saya bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Ni Kadek Intan
Milinia Purwani
Tempat/Tanggal
Lahir : Tejabukit/ 31 Januari 2000
Program Studi : D3 Administrasi Bisnis
Jurusan : Administrasi Niaga
Perguruan
Tinggi : Politeknik Negeri
Bali
Judul Karya Tulis : Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah
Sebagai Peningkatan Kualitas
Hidup Sehat Masyarakat
Dengan ini menyatakan bahwa karya tulis yang saya
sampaikan pada kegiatan Pilmapres 2020 ini adalah benar karya saya sendiri
tanpa tindakan plagiarisme dan belum pernah diikuterstakan dalam lomba karya
tulis.
Apabila dikemudian hari ternyata pernyataan saya tersebut
tidak benar, saya bersedia menerima sanksi dalam bentuk pembantalan predikat
Mahasiswa Berprestasi.
Badung, 26 Januari 2020
Mengetahui,
Dosen Pembimbing Yang menyatakan
Tri Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc. Ni Kadek Intan Milinia Purwani
NIP. 198506212015042002 NIM.
1815713044
PRAKARTA
Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha
Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya serta dengan kerja keras penulis,
akhirnya penulis dapat
menyelesaikan karya tulis
ilmiah ini yang
berjudul “Oryza Nivara-Tea: Pemanfaatan Beras Merah Sebagai
Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat” tepat pada waktunya.
Dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini, penulis banyak
mendapat bantuan, bimbingan, serta motivasi dari berbagai pihak. Pada
kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1.
Bapak
I Nyoman Absi, SE, M.eCom selaku Direktur Politeknik Negeri Bali
2.
Bapak
Dr. Drs. I Ketut Santra, M.Si selaku Ketua Jurusan Administrasi Niaga
3.
Ibu Tri
Tanami Sukraini, S. Si., M. Sc selaku dosen pembimbing
4.
Orang tua dan teman-teman serta seluruh pihak
yang terkait dalam penulisan karya tulis ini
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kekeliruan
di dalam penulisan karya tulis ini baik dari segi tanda baca, tata bahasa,
maupun isinya. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka dalam menerima segala
kritik dan saran dari pembaca. Akhir
kata semoga karya
tulis ilmiah ini
dapat bermanfaat bagi kita semua.
Badung,
10 Januari 2020
Penulis
DAFTAR ISI
1. 3 Gagasan Kreatif yang Ingin Disampaikan
2. 2 Kandungan dan Manfaat Beras Merah
3. 1 Spesifikasi dan Implementasi Produk
3. 2 Rencana Waktu Pelaksanaan Kegiatan
BAB IV PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
4. 1 Pemanfaaatan Beras Merah (Oryza Nivara)
4. 2 Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Kualitas Hidup
Sehat
LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Desain Logo Kemasan Oryza
Nivara-Tea
DAFTAR TABEL
Tabel 1.3 Kandungan Gizi Pada Beras Merah
Tabel 3.2 Rencana Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Tabel 3.3 Rancangan Biaya Produksi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Desain Kemasan Produk
Lampiran 2 Media Promosi Produk
Lampiran 3 Bagan Proses Produksi Oryza Nivara Tea
Lampiran 4 Tabel Analisis SWOT usaha Oryza Nivara-Tea
BAB I
PENDAHULUAN
1.
1 Latar Belakang
Beras Merah (Oryza nivara) adalah
jenis beras yang dihasilkan dari padi dipanen dan kemudian dikeringkan untuk menghilangkan
kadar airnya sampai mencapai minimal 14 % dan diproses pecah kulit saja atau
masih tersisa kulit arinya. Beras merah memiliki rasa yang unik dan bergizi
tinggi. Beras merah di lapangan kadang diartikan seperti gulma karena tumbuh
berbeda diantara di pertanaman padi biasa pada umumnya.
Beras merah mempunyai
harga yang lebih tinggi di pasaran dikarenakan kualitas kandungan nutrisi dan
pengolahan pasca panennya yang lebih berat dari proses menghasilkan beras
putih. Di berbagai toko modern, beras merah banyak dikemas secara eksklusif
untuk konsumennya. Dengan semakin banyakya masyarakat yang sadar akan
pentingnya kesehatan, penjualan beras merah diperkirakan akan terus meningkat
sepanjang waktu..
Daerah pemasok beras merah terbanyak di Provinsi Bali
terdapat di Kabupaten Tabanan tepatnya di Desa Senganan Kecamatan Penebel sekaligus
menjadi lumbung padinya Provinsi Bali. Para petani di daerah Tabanan biasanya
menjual hasil panen beras merah kepada para distributor maupun toko-toko besar dengan
harga Rp.30.000,00. Padahal, dengan beras merah menjadi produk olahan minuman
modern akan dapat mendorong kemandirian ekonomi bagi petani disana. Bukan hanya
itu, dengan adanya produk baru yang diciptakan maka produk ini akan memberikan
nilai tambah pada hasil panen beras merah tadi. Salah satu contoh produk olahan
makanan modern yang dapat diciptakandari beras merah yaitu teh organik.
Di era sekarang ini masyarakat kita lebih memilih hal-hal
yang praktis dan efisien seperti membeli makanan instan, minuman siap saji. Akan
tetapi kita terkadang mengesampingkan kandungan dari makanan dan minuman yang
kita konsumsi. Melihat gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin tertarik
terhadap minuman yang cepat saji dari tahun ke tahun, maka pemanfaatan bahan
beras merah sangat perlu dilakukan.
Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan
cara menciptakan teh berbahan dasar beras yang jarang digunakan sebagai bahan
baku pembuatan teh , yaitu beras merah. Oryza Nivara-Tea merupakan salah
satu bentuk inovasi produk teh yang dapat digunakan untuk meningkatkan nilai
jual beras merah serta dapat mendorong kemandirian ekonomi petani beras merah.
1.
2 Perumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah:
1.2.1
Bagaimana
mengolah beras merah menjadi teh organik agar menjadi minuman sehat di masa
depan sesuai dengan Sustainable Development Goals?
1.2.2
Bagaimana
cara meningkatkan kesadaran masyarakat akan minuman yang sehat di masa depan
demi keberlangsungan hidup?
1.
3 Gagasan
Kreatif yang Ingin Disampaikan
1.3.1 Pemanfaatan
Beras Merah
Berdasarkan
latar belakang yang dipaparkan sebelumnya, maka timbul ide dan keinginan
penulis dalam mewujudkan pemanfaatan beras merah melalui Balai Industri Kreatif,
hal ini dipertimbangan karena beras merah memiliki nilai jual yang tinggi maka
akan lebih tinggi lagi nilai jualnya, selain itu beras merah memiliki banyak kandungan yang baik bagi
tubuh, diantaranya:
1.
Beras
merah mempunyai serat yang cukup tinggi untuk menjaga kesehatan usus,
menurunkan kolestrol, mengontrol kadar gula dalam darah dan juga nasi merah
berguna untuk diet.
2. Mineral besi yang terkandung dalam beras merah sebesar 11% yang
membantu mengembangkan sel darah merah, karena zat besi mengalirkan oksigen ke
sel-sel darah manusia
3. Antisidan yang ada dalan beras merah berfungsi untuk mencegah
stress oksidatif dan penyakit kronis lainnya.
4. Beras merah merangsang efek histamine yang mampu mencegah alergi
dan asma.
Tabel 1.3 Kandungan
Gizi pada Beras Merah
Sumber: Beras Merah yang Banyak Manfaat[internet]. Sahabat Informasi. rahadiona.blogspot.com.
29 April 2018. 29 Januari 2020.
1.3.2 Mewujudkan serta
Meningkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat
Dalam usaha mewujudkan masyarakat
hidup Pemerintah berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam
hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sehingga
tercipta masyarakat yang produktif yang dapat berperan aktif dalam pembangunan
nasional. Melihat keadaan masyarakat seperti itu maka pemanfaatan beras merah
sebagai bahan baku yang memiliki
nutrisi tinggi serta mengikuti keinginan masyarakat yang serba praktis dalam
mengonsumsi minuman tetapi tanpa mengenyampingkan kesehatan tubuh melalui
produk Oryza Nivara-Tea. Maka dalam hal ini Balai Industri Kreatif memiliki peran penting serta dapat melihat
dengan tepat peluang yang ada.
1.3.3 Marketing Mix
Setelah melakukan pemanfaaatan beras merah menjadi teh
organik, maka langkah selanjutnya akan dilaksanakan tahap marketing mix. Pada
tahap marketing mix ini penulis menggunakan istilah 7P, yakni product,
price, place, promotion, people, process, dan physical evidence.
a. Product
Mengelola
unsur produk untuk dipasarkan dengan mengubah produk atau jasa yang ada dengan
menambah dan mengambil tindakan lain yang memengaruhi bermacam-macam produk
atau jasa.
b. Price
Suatu
sistem manajemen perusahaan yang akan menentukan harga dasar yang tepat
bagi produk atau
jasa dan harus menentukan strategi yang menyangkut potongan harga, pembayaran
ongkos, dll
c. Place
Memilih
dan mengelola saluran perdagangan yang dipakai untuk menyalurkan produk atau
jasa dan juga untuk melayani pasar sasaran, serta mengembangkan sistem
distribusi untuk pengiriman dan perniagaan secara fisik
d. Promotion
Merupakan
unsur yang digunakan untuk memberitahukan dan membujuk pasar tentang
produk atau jasa
yang baru melalui
iklan, publikasi, penjualan
pribadi, promosi penjualan, dll
e. People
People
merupakan aset utama dalam industri jasa, terlebih lagi bisnis yang membutuhkan
sumber daya dengan performance tinggi. Kebutuhan konsumen terhadap karyawan
berkinerja tinggi akan menyebabkan konsumen puas dan loyal. Kemampuan knowledge
(pengetahuan) yang baik, akan menjadi kompetensi dasar dalam internal
perusahaan dan pencitraan yang baik di luar.
f.
Procces
Layanan
jasa ataupun kualitas produk sangat bergantung pada proses penyampaian jasa
kepada konsumen. Mengingat bahwa penggerak perusahaan jasa adalah karyawan itu
sendiri, maka untuk menjamin mutu layanan (quality assurance), seluruh
operasional perusahaan harus dijalankan sesuai dengan sistem dan prosedur yang
terstandarisasi oleh karyawan yang berkompetensi, berkomitmen, dan loyal
terhadap perusahaan tempatnya bekerja
g. Physical Evidence
Building
merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan yang
bernilai tambah bagi konsumen dalai perusahaan jasa yang memiliki karakter.
Perhatian terhadap interior, perlengkapan bangunan, termasuk lightning system,
dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat mempengaruhi
mood pengunjung.
1.
4 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan produk ini yaitu:
1.4.1
Mendeskripsikan
pengolahan beras merah menjadi teh organik dengan nutrisi tinggi
1.4.2
Mewujudkan
serta Meningkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat
1.
5 Manfaat
Beberapa manfaat yang dapat diambil penyusunan karya
tulis, antara lain:
1.5.1
Bagi
para pemuda, dengan adanya penulisan ini dapat ditemukannya produk-produk
inovasi baru. Sehingga para pemuda dapat terinpirasi atas penulisan karya
ilmiah ini. Dan akhirnya para pemuda terdorong untuk dapat menciptakan suatu
inovasi baru yang bermutu dan berkualitas.
1.5.2
Bagi
masyarakat, dapat dijadikan alternatif pilihan minuman sehat yang mudah
diperoleh sekaligus murah dan terjangkau bagi semua kalangan konsumen
1.5.3
Bagi produsen beras merah, menambah pendapatan
dengan mengolah beras merah hasil panenya.
BAB II
TELAAH PUSTAKA
2.1
Beras Merah
Padi beras merah (oryza sativa.l.) merupakan salah satu
jenis padi di
Indonesia yang mengandung gizi yang tinggi. Penelitian di
Cina menunjukkan
bahwa ekstrak larutan beras merah mengandung protein, asam lemak tidak
jenuh, beta-sterol, camsterol, stigmasterol, isoflavones, saponin, Zn dan Se,
lovastrin, dan mevinolin-HMG-CoA. Unsur terakhir adalah reduktase inhibitor
yang dapat mengurangi sintesis kolesterol di hati (Anonim, 2005). Beras merah
tumbuk mengandung protein 7,3%, besi 4,2%, dan vitamin B1 0,34% (Anonim, 1995).
Bubur beras merah dicampur susu merupakan resep makanan bayi berumur 4 bulan
sampai 1 tahun (Suardi, D., 2004). Beberapa zat gizi umumnya ditemukan di beras
merah termasuk vitamin E, thiamin, magnesium, vitamin B6, dan serat. Selain
itu, ada sekitar selusin lebih banyak vitamin dan mineral yang ditemukan dalam
beras merah. Selain itu, beras merah mengandung sekitar empat kali jumlah serat
makanan daripada beras putih.. Beras merah ditunjukan pada Gambar 2.1
Gambar
2.1 Biji Beras Merah
Sumber: http://www.jendela-alam.com/images/stories/food/beras-merah-1-web.jpg
Sistem Klafisikasi Padi Beras Merah
Tanaman Padi adalah termasuk jenis tanaman rumput-rumputan. Menurut
Purwono dan Purnamawati (2007), klasifikasi tanaman padi adalah sebagai
berikut:
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae 6
Class :
Monocotyledoneae
Ordo : Graminales
Famili : Graminaceae Genus Oryza
Spesies : Oryza sativa L.
2.2
Kandungan dan Manfaat Beras Merah
Setiap 1,5 cangkir /porsi beras merah dimasak memiliki, kurang dari 110
kalori. Presentasi kandungan beras merah sebagai berikut:
Karbohidrat -- 85 % ( 8% berasal
dari protein dan 7% lemak )
Serat -- 7% ( dari serat dibutuhkan untuk diet 2.000 kalori)
Vitamin B -- ( Sejumlah kecil thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat,
dan niacin), Magnesium, fosfor dan kalsium -- untuk menjaga
kesehatan tulang yang kuat, Kalium -- untuk
keseimbangan cairan dan fungsi jantung.
2.3
Marketing Mix
Menurut Kotler dan Amstrong, Marketing Mix adalah
sekumpulan variabel – variabel marketing, yang digunakan oleh perusahaan untuk
mengejar target penjualan yang diinginkan.
Jadi, dari pendapat Kotler dan Amstrong dapat kita
simpulkan bahwa marketing mix merupakan strategi pemasaran yang dilaksanakan
secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan.
Strategi tersebut digunakan dengan menerapkan elemen strategi yang ada dalam
marketing mix itu sendiri.
Dalam
bauran pemasaran terdapat
seperangkat alat pemasaran
yang dikenal dengan istilah 4P, yaitu product (produk), price (harga),
place (tempat atau saluran distribusi), dan promotion (promosi). Sedangkan
dalam pemasaran jasa memiliki beberapa alat pemasaran tambahan seperti people
(orang), physical evidence (fasilitas fisik), dan process (proses), sehingga
dikenal dengan istilah 7P. Maka dapat disimpulkan bauran pemasaran jasa yaitu
product, price, place, promotion, people, physical evidence, and process
(Kotler dan Amstrong, 2012:62)
BAB III
DESKRIPSI PRODUK
3.1
Spesifikasi dan Implementasi
Produk

Gambar 3.1 Desain Logo Kemasan Oryza Nivara-Tea
Sumber: Intan Milinia Purwani 2019 (Dokumentasi Pribadi)
Produk Oryza Nivara-Tea merupakan produk yang
belum pernah ada, produk ini terbuat dari beras merah dengan mengangkat
kearifan lokal bertema peningkatan kualitas pola hidup sehat yang pemasarannya
diaplikasikan pada teknologi modern yaitu melalui smartphone dan media
informasi lainnya. Dengan rasa teh yang khas menjadikan teh ini bernilai jual
tinggi. Apalagi dengan melihat tingkat konsumsi teh di Indonesia yang terus
meningkat dari tahun ke tahun dalam hidangan rapat, acara keluarga maupun
acara-acara lainnya tentunya tidak terlepas dari teh, hal tersebut membuat
produk olahan ini memiliki peluang yang besar untuk masuk dan bersaing di
pangsa pasar Indonesia.
Implementasi
pengolahan produk teh organik ini selain
melibatkan kelompok petani di Desa Senganan serta masyarakat di desa tersebut.
Kelompok tani dan masyarakat akan dibekali pengetahuan
dan keterampilan mengolah beras merah menjadi Oryza Nivara-Tea.
Pembuatan Oryza Nivara-Tea:
Adapun alat dan bahan, serta cara kerja pembuatan Oryza
Nivara-Tea sebagai berikut:
a. Alat : Mesin sangrai, nampan, kain lap, sutil,
ember, timbangan
b. Bahan : Beras merah yang terdapat kulit arinya.
c. Cara kerja:
Tahap Pengolahan
Tahap pengolahan beras merah menjadi teh antara lain
sebagai berikut:
1. Mencuci beras
merah yang telah disiapkan
2. Menimbang berat
beras merah yang akan disangrai
3. Memasukkan beras merah yang telah ditimbang sesuai kapasitas mesin
sangrai ke dalam mesin sangrai
4. Mendinginkan
beras merah yang telah disangrai
Tahap Pengemasan
Pada tahapan ini sangatlah mempengaruhi hasil produk yang
dihasilkan dari segi penampilan pada suatu produk itu. Adapun prosesnya adalah
sebagai berikut:
1. Siapkan kemasan
berupa standing pouch kraft aluminium foil window Desain kemasan produk dapat
dilihat pada lampiran. (Lampiran 1)
2. Menakar berat beras merah yang telah disangrai dengan timbangan
seberat 100 gram
3. Memasukkan beras merah yang telah disangrai sekaligus sudah ditakar
sebelumnya
4. Pemberian label
pada kemasan
5. Melakukan
pengsegelan pada kemasan
Tahap Pemasaran dan Penjualan
Dalam tahap memasarkan produk Oryza Nivara-Tea
yang penulis jual berupa beras merah yang telah diolah dan siap diseduh serta
dihidangkan berupa teh. Promosi pemasaran penulis lakukan secara online maupun
offline. Tahap
penjualan ini merupakan kegiatan ekonomi yang paling
besar pegaruhnya terhadap kelangsungan kegiatan usaha. Karena melalui kegiatan
pemasaran didapatlah pendapatan dan laba untuk terus menjalankan kegiatan usaha. Kegiatan ini
mencakup proses perhitungan menurut kajian ekonomi terhadap proses pembuatan
produk dan kekuatan pasar yang ada pada saat ini. Sehingga dapat dihitung
perkiraan keuntungan yang akan didapatkan.
Media promosi produk ini dapat dilihat pada lampiran.
(Lampiran 2)
3.2
Rencana Waktu Pelaksanaan
Kegiatan
|
No |
Jenis Kegiatan |
Bulan ke |
Tempat |
Penanggung Jawab |
|||||||||||
|
1 |
2 |
3 |
|||||||||||||
|
Pekan |
Pekan |
Pekan |
|||||||||||||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
1 |
2 |
3 |
4 |
1 |
2 |
3 |
4 |
||||
|
1 |
Persiapan poroduk
: -Persiapan
program -Persiapan
alat dan bahan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Desa Senganan |
Tim Produksi |
|
2 |
Produksi dan Pengemasan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Desa Senganan |
Tim Produksi dan Packaging |
|
3 |
Pemasaran |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tabanan, Denpasar |
Tim Pemasaran |
|
4 |
Evaluasi dan Perbaikan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Desa Senganan |
Tim Pelaporan |
|
5 |
Penyusunan Laporan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Desa Senganan |
Tim Pelaporan |
Tabel 3.2 Rencana Waktu Pelaksanaan Kegiatan
3.3
Rancangan Biaya Produksi
Rancangan biaya
produksi dapat dilihat pada Tabel 3.3
|
Uraian |
Volume |
Harga Satuan (Rp) |
Jumlah |
|
Mesin sangrai (bekas pakai) |
1 |
5.000.000 |
3.900.000 |
|
Nampan |
2 |
15.000 |
30.000 |
|
Kain Lap |
3 |
5.000 |
15.000 |
|
Sutil |
2 |
10.000 |
20.000 |
|
Ember |
2 |
20.000 |
40.000 |
|
Timbangan |
2 |
150.000 |
300.000 |
|
Beras Merah |
50 kg |
27.000 |
1.350.000 |
|
Standing
Puch Kraft Aluminium Foil Window |
500 |
2.000 |
1.000.000 |
|
Transportasi survei pasar |
|
400.000 |
400.000 |
|
Brosur |
50 |
1.500 |
75.000 |
|
Stiker Kemasan |
500 |
300 |
150.000 |
|
Spanduk |
2 |
100.000 |
200.000 |
|
Kuota Internet |
20 Gb |
10.000 |
200.000 |
|
X-Banner |
2 |
80.000 |
160.000 |
|
Stampel |
1 |
50.000 |
50.000 |
|
Kartu Nama Produk |
100 |
1.300 |
130.000 |
|
Publikasi Artikel |
2 |
100.000 |
200.000 |
|
Endorse |
1 |
190.000 |
190.000 |
|
Kartu Nama |
65 |
1.000 |
65.000 |
|
Buku Nota |
2 |
5.000 |
10.000 |
|
Buku Keuangan |
1 |
15.000 |
15.000 |
|
Situs Website |
1 |
|
3.500.000 |
|
SUB TOTAL (Rp) |
4.945.000 |
||
|
SUB TOTAL (KESELURUHAN) (Rp) |
12.000.000 |
||
|
Terbilang: Dua Belas Juta Rupiah |
|||
Tabel 3.3 Rancangan Biaya Produksi
BAB IV
PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Pemanfaatan Beras Merah (Oryza Nivara)
Menurut Indriyani (2013), pada 100 gram beras merah terdapat 7.5 gr
protein, 0.9 gr lemak, 77.6 gr karbohidrat, 0.3 gr zat besi, dan 0.00021 gr vit
B1. Selain itu, manfaat lain yang dapat dirasakan
adalah:
1. Mengontrol diabetes
Manfaat beras merah bagi kesehatan yang pertama
adalah untuk mengontrol penyakit diabetes pada penderita diabetes dan individu
hiperglikemik. Beras merah memiliki indeks glikemik rendah yang membantu dalam
mengurangi lonjakan insulin dan membantu dalam stabilisasi kadar gula darah
dalam tubuh.
2. Mencegah obesitas
Beras merah berperan dalam mengontrol berat badan
bagi orang yang memerangi obesitas. Ini mengandung mangan yang membantu
mensintesis lemak tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan dalam hal ini
mengungkapkan bahwa konsumsi biji-bijian utuh seperti beras merah memiliki efek
positif pada tubuh sehubungan dengan pengurangan indeks massa tubuh (IMT) dan
lemak.
3. Mencegah Alzheimer
Beras merah yang bertunas mengandung komponen
bermanfaat yang membantu dalam penghambatan enzim berbahaya yang disebut
endopeptidase prolyl, yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer. Hal ini juga
bermanfaat untuk gangguan otak lainnya seperti demensia dan amnesia. Ambil
manfaat beras merah bagi kesehatan yang ini untuk mencegah Alzheimer yang tidak
diinginkan.
4. Meningkatkan kesehatan jantung
Manfaat beras merah bagi kesehatan yang keempat
adalah untuk meningkatkan kesehatan jantung. Beras merah kaya akan selenium
yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Konsumsi biji-bijian seperti beras
merah membantu mengurangi penyumbatan arteri karena
penumpukan plak.
5. Mengontrol kadar kolesterol
Ini manfaat beras merah bagi kesehatan yang kelima.
Beras merah adalah pilihan yang bagus untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat
karena mengandung minyak alami. Sebuah penelitian investigatif mengungkapkan
bahwa beras merah memiliki kualitas hipokolesterolemia, sehingga mengatur
katabolisme kolesterol. Berisi nutrisi bermanfaat yang membantu metabolisme
lipid dan glukosa.
6. Meningkatkan kekebalan
Beras merah mengandung banyak sekali vitamin,
mineral, dan komponen fenolik esensial yang membantu meningkatkan sistem
kekebalan tubuh. Manfaat beras merah bagi kesehatan poin 6 ini di antaranya
adalah untuk memelihara tubuh, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan
kemampuannya untuk melawan infeksi.
7. Meningkatkan kesehatan tulang
Manfaat beras merah bagi kesehatan yang ketujuh
adalah meningkatkan kesehatan tulang. Memang benar, beras merah sangat membantu
untuk pemeliharaan tulang yang sehat. Kaya akan magnesium dan kalsium, yang
dapat menyediakan struktur fisik tulang. Kandungan beras merah yang kaya
magnesium mencegah demineralisasi tulang dan bermanfaat untuk kondisi medis
seperti arthritis dan osteoporosis.
8. Menurunkan stres pada ibu menyusui
Manfaat beras merah untuk kesehatan mental ibu
menyusui. Sebuah penelitian investigatif telah menunjukkan hasil positif pada
wanita menyusui sehubungan dengan pengurangan gangguan suasana hati, tahap
depresi dan kelelahan. Hal ini juga menunjukkan bahwa konsumsi beras merah
selama menyusui meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan stres dan
meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh secara keseluruhan.
9. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Beras merah adalah makanan pokok yang bermanfaat
menjaga sistem pencernaan yang sehat. Serat yang ada di dalamnya membantu
mengatur fungsi usus dan membuat Anda merasa kenyang. Sebuah studi komparatif yang
meneliti efek dari nasi putih dan beras merah selama pencernaan lambung
membuatnya secara kualitatif terbukti bahwa lapisan bekatul pada beras merah
mencegah penyerapan asam dan kelembapan, menghasilkan retensi tekstur yang
lebih baik. Kandungan serat juga membawa bantuan dari kondisi lain seperti
sembelit dan kolitis.
10.
Mencegah kanker
Beras merah sangat membantu dalam pencegahan kanker
usus besar, kanker payudara, dan leukemia. Efek menguntungkan ini dapat
dikaitkan dengan keberadaan antioksidan kuat dan kandungan serat yang tinggi di
dalamnya. Kandungan serat yang ada dalam beras merah memiliki kemampuan untuk
mengikat dirinya sendiri dengan racun-racun berbahaya yang menyebabkan kanker
di dalam tubuh.
4.2
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Akan Kualitas Hidup Sehat
Sesuai
dengan konsep Sustainable Development
Goals strategi yang penulis gunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan
kualitas hidup sehat yakni
melalui 2 cara, yaitu melalui Balai Industri Kreatif dan Marketing Mix. Penulis sangat yakin, melalui Balai Industri Kreatif masyarakat akan dapat memberikan kesadaran pada
masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi minuman sehat dimasa sekarang, selain
itu para petani beras merah di Desa Senganan dapat menambah penghasilan serta keterampilan mereka
melalui proses pengolahan beras merah menjadi Oryza Nivara-Tea yang sebelumnya mereka hanya memanen
langsung padi
beras merah dan menjualnya
ke pengepul dengan harga yang relatif murah yakni Rp30,000,00 untuk 1 kilogram maka dengan adanya Balai Industri Kreatif akan dapat mendorong perekonomian Desa Senganan dan meningkatkan kesejahteraan mereka
melalui tahap pengolahan sampai pada tahap pemasaran. Kegiatan
di Balai Industri Kreatif ini
tidak hanya berfokus
pada masyarakat yang tergabung
disana
melainkan
juga melibatkan dinas kesehatan
ataupun lainnya yangberhubungan dengan kesehatan yang akan membagi ilmu serta
pengalaman dengan masyarakat yang tergabung dalam Balai Industri Kreatif,
dengan itu masyarakat yang tergabung dalam Balai Industri Kreatif dapat
menyadarkan masyarakat lainnya akan pentingnya hidup sehat dimasa
sekarang.
Dalam proses pengolahan
produk ini ada beberapa bauran pemasaran, diantaranya:
1.
Produk (Product): Teh Oryza
Nivara Menjadi Teh Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat
Di Era Revolusi Industri 4.0.
2.
Harga Jual (Price): Harga
jual disesuaikan dengan peerhitungan analisa ekonomi Rp. 40.000/kemasan dengan
berat 100 gram/kemasan
3.
Tempat (Place):
swalayan-swalayan skala kecil maupun besar, standstand promosi, toko-toko, dan
kantin-kantin disekitar lingkungan Politeknik Negeri Bali serta masyarakat Kota
Denpasar.
4.
Promosi (Promotions):
Promosi dapat kita tampilkan lewat media elektronik seperti jejaring sosial,
internet, atau pun media cetak seperti pamflaet, leafleat, ataupun brosur.
Namun kelayakan dalam suatua usaha, tidak terlepas
dari berbagai faktor ketersediaan bahan baku, target konsumen, tingkat
persaingan produk sejenis, dll. Berikut adalah beberapa pertimbangan faktor
SWOT yang bisa ditemukan dalam menganalisis keberlangsungan usaha teh beras
merah. Tabel SWOT dapat dilihat pada lampiran.
(Lampiran 4)
BAB V
PENUTUP
Berdasarkan pembahasan
pada bab sebelumnya dapat disimpulkan:
1. Strategi yang
tepat dalam pemanfaatan beras merah adalah
menginovasi beras merah menjadi Oryza
Nivara-Tea
2. Usaha
meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat sesuai
dengan Sustainable Development Goals yaitu dengan Mensosialisasi olahan beras
merah melalui Balai Kreatif Industri,
memasarkan produk secara global untuk meningkatkan pendapatan, melibatkan peran serta
komponen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan produksi olahan hasil tanam beras merah dan program ini.
DAFTAR PUSTAKA
Dalimunthe,H.H.
2010. Uji Daya Hasil dan Mutu 5 Kultivar Padi Beras Merah Lokal (Oryza sativa.
L) di Dataran Rendah. Skripsi. Universitas Andalas. Padang. 61 hal.
Hermawan Kartajaya dan
Philip Kotler, 2002, Rethinking Marketing; Sustainable Marketing Enterprise in
Asia. Jakarta: Prenhallindo.
Kotler, P. 1995. Manajemen
Pemasaran; Analisa, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jilid I, edisi
kedelapan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Afriastini, J. J.
1990. Daftar Nama Tanaman Seri Pertanian XXVIII/207/85.
Jakarta : Penebar
Swadaya
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1.
Desain Kemasan Produk
Lampiran 2.
Media Promosi Produk
![]() |
Lampiran 3. Bagan
Proses Prosuksi Oryza Nivara-Tea

Lampiran 4. Tabel
Analisis SWOT usaha Oryza Nivara-Tea
|
Analisis SWOT |
Usaha Teh Olahan
Oryza Nivara Menjadi Teh Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup
Sehat Di Era Revolusi Industri 4.0. |
|
Kekuatan (Strength) |
-Memiliki manfaat yang banyak bagi tubuh -Memperkenalkan kekayaaan Indonesia -Bahan baku yang melimpah -Belum banyak ada di berbagai daerah di
Indonesia |
|
Kelemahan (Weakness) |
Kemungkinan
konsumen takut untuk mencoba pertama kalinya karena tidak pernah mengonsumsi
sebelumnya |
|
Peluang (Opportunity) |
Tingkat persaingan yang rendah membuat usaha ini punya prospek yang cerah dimasa yang akan datang |
|
Ancaman (Threath) |
-Menurunnya tingkat
pemasaran karena harga dan kualitas yang tinggi -Selera konsumen
yang selalu berubah-ubah mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembelian
produk -Munculnya pesaing
baru, untuk dapat mengatasi ancaman ini, maka akan dilakukan pembangunan
brand image secara ekspansif sehingga dapat mempertahankan peta pemasaran dan
menjadi market leader di segmen pasar. |

Komentar
Posting Komentar